KOTA BATU – Kondisi ketenagakerjaan di Kota Batu menunjukkan tantangan serius. Mengutip dari memorandum.disway.id, sekitar 174.706 penduduk usia kerja, terdapat 4.667 orang yang tercatat sebagai pengangguran. Sektor formal di kota ini pun relatif terbatas — dominan UMKM dan pertanian — sehingga peluang kerja bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) sering tidak selaras dengan kebutuhan industri.
Untuk menjawab tantangan itu, pemerintah daerah memandang penting penyusunan sebuah kerangka strategis yang menghubungkan dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri — sehingga muncul gagasan Strada TKV (Strategi Daerah untuk Tim Koordinasi Vokasi) di Kota Batu.
Apa Itu Strada TKV dan Peran Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV)

Strada TKV adalah strategi daerah yang diterjemahkan melalui pembentukan TKDV: sebuah wadah koordinasi lintas pihak — pemerintah, sekolah vokasi, industri, dan dunia usaha — untuk menyelaraskan pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja dan industri.
TKDV bertugas merancang kebijakan, menetapkan kurikulum berbasis kompetensi, mengatur pelatihan, hingga menjembatani kemitraan pendidikan dengan dunia industri secara terstruktur.
Dengan demikian, Strada TKV — melalui TKDV — bukan sekadar wacana: ia menjadi instrumen nyata dalam menghubungkan pendidikan, pelatihan, dan dunia kerja di Kota Batu.
Prinsip “Link and Match”: Fondasi Kesuksesan Vokasi

Konsep “link and match” merupakan jantung dari pendidikan vokasi modern di Indonesia. Prinsip ini menekankan agar sekolah vokasi dan industri bekerja sama secara erat — bukan sekadar formalitas MoU — melainkan dalam hal:
- Penyusunan kurikulum bersama, disesuaikan dengan kebutuhan industri
- Pelibatan industri sebagai guru atau dosen tamu, memberi pembelajaran langsung dari pelaku lapangan
- Pelaksanaan magang atau praktik kerja industri (PKL) yang dirancang bersama, agar siswa memperoleh pengalaman riil
- Sertifikasi kompetensi sesuai standar industri, sebagai penjamin bahwa lulusan benar-benar siap bekerja
- Komitmen industri untuk menyerap lulusan vokasi, sehingga link and match sampai ke tingkat penempatan kerja.
Dengan menerapkan lima elemen ini, tujuan utamanya adalah menghasilkan tenaga kerja terampil, siap pakai, dan relevan dengan kebutuhan industri — sekaligus menekan angka pengangguran.
Kenapa Strada TKV Penting untuk Kota Batu
Implementasi Strada TKV di Kota Batu jadi sangat relevan karena beberapa alasan:
- Dengan banyaknya pengangguran dan dominasi sektor informal, dibutuhkan SDM dengan keterampilan riil (skill-based) agar bisa bersaing di dunia kerja. Strada TKV memberi kerangka agar SMK dan pelatihan vokasi bisa menghasilkan lulusan seperti itu.
- TKDV memungkinkan perencanaan bersama agar program vokasi di Batu tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan kebutuhan nyata industri, pertanian, UMKM, maupun sektor kreatif — sesuai karakter ekonomi lokal.
- Dengan link and match, siswa vokasi tidak hanya mengandalkan ijazah, tapi juga kompetensi dan sertifikasi — meningkatkan peluang kerja atau bahkan peluang membuka usaha sendiri, mendukung perekonomian lokal.
- Pendekatan ini bisa menurunkan angka pengangguran dan membantu mendongkrak daya saing tenaga kerja di Batu, menciptakan generasi yang siap kerja, adaptif, dan relevan dengan perkembangan sektor industri dan pasar kerja.
Tantangan & Langkah yang Perlu Diperhatikan
Kerberhasilan Strada TKV tidak otomatis. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Kurikulum vokasi harus diperbarui secara rutin agar sesuai perubahan industri — butuh komitmen dan koordinasi intensif antara sekolah dan mitra industri.
- Industri lokal maupun nasional perlu mau berperan aktif: menyediakan fasilitas praktik, magang, serta menyerap lulusan. Tanpa dukungan nyata dari dunia usaha, link and match cuma jadi kata.
- Pemerintah daerah harus mendukung dengan regulasi, anggaran, dan kebijakan pro-vokasi agar TKDV dan Strada TKV bisa berjalan efektif, tidak sekadar wacana.
- Perlu evaluasi dan sertifikasi kompetensi secara berkelanjutan, agar kualitas lulusan vokasi tetap terjaga dan sesuai standar industri.
Menuju Vokasi Bermutu & Pasar Kerja Nyata
Penyusunan Strada TKV di Kota Batu bisa jadi jawaban atas ketimpangan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Dengan kerangka yang jelas — melalui koordinasi TKDV dan konsep link and match — ada harapan nyata bahwa sektor vokasi bisa menghasilkan SDM siap kerja, relevan, dan produktif.
Bagi siswa, ini berarti peluang lebih besar untuk langsung terjun ke dunia kerja atau berwirausaha. Bagi industri dan pelaku ekonomi lokal, ini berarti mendapatkan tenaga kerja yang siap pakai, terampil, dan kompeten.
Dengan menjalankan Strada TKV secara konsisten dan kolaboratif, Kota Batu bisa memaksimalkan potensi vokasinya — sekaligus membantu mengurangi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis keahlian dan kompetensi.
Jika topik pengembangan pendidikan vokasi, kebijakan daerah, atau isu strategis lainnya menarik untuk kamu ikuti, jangan lewatkan artikel-artikel lain yang kami sajikan dengan sudut pandang informatif dan relevan.





