SURABAYA – Kegiatan Table Top Familiarization Trip Malaysia Travel Agent kembali digelar di Surabaya dan menjadi salah satu agenda penting bagi penguatan kerja sama pariwisata kawasan. Pada Kamis, 13 November 2025, asosiasi pelaku wisata dari berbagai kota di Jawa Timur, termasuk ASITA Malang, hadir sebagai perwakilan industri untuk mempromosikan destinasi unggulan daerah kepada travel agent Malaysia. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring promosi lintas negara melalui forum table top B2B Malaysia – Indonesia yang telah menjadi wadah rutin bagi buyer dan seller sektor pariwisata.
Acara yang berlangsung di DoubleTree by Hilton Surabaya ini dirancang sebagai forum tatap muka antara pelaku pariwisata Jawa Timur dan travel agent Malaysia. Melalui format business meeting yang terstruktur, masing-masing seller dapat mempresentasikan paket wisata, layanan perjalanan, hingga produk unggulan daerah secara efektif. Model ini dinilai relevan untuk memperkuat market exposure Jawa Timur di pasar Malaysia, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang wisatawan mancanegara terbesar ke Indonesia.

Agenda Resmi Table Top dan Mekanisme B2B

Berdasarkan agenda resmi, acara dibuka dengan registrasi buyer–seller pada pukul 14.15 WIB, disusul seremoni pembukaan, tarian selamat datang, serta sambutan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Kepala Dinas Pariwisata Jawa Timur juga memberi paparan terkait potensi wisata regional sebelum pemutaran video promosi “East Java Tourism”.
Setelah jeda singkat, sesi utama berupa table top dimulai. Dalam forum table top B2B Malaysia – Indonesia ini, travel agent Malaysia duduk di meja yang telah ditentukan, sementara para seller — mulai dari hotel, pengelola destinasi wisata, hingga travel agent Jawa Timur — bergerak secara bergiliran. Setiap pertemuan berlangsung selama tujuh menit, memberi ruang diskusi efektif bagi kedua pihak untuk memperkenalkan produk, mendengar kebutuhan pasar, hingga membahas peluang kerja sama lebih lanjut.
Model rotasi terjadwal ini menjadi ciri khas kegiatan buyer–seller meeting dan terbukti membantu pelaku industri memaksimalkan interaksi dalam waktu terbatas. Tidak hanya itu, peserta juga diwajibkan mengisi event feedback application form guna memberikan evaluasi terhadap kualitas acara.
Peran ASITA Malang dalam Mempromosikan Wisata Jawa Timur

Kehadiran ASITA Malang dalam forum ini membawa fokus promosi pada destinasi unggulan seperti Kota Batu, Malang, Gunung Bromo, hingga kawasan Banyuwangi. Sebagai asosiasi travel agent yang aktif dalam pengembangan industri, ASITA Malang menjadi representasi penting bagi promosi paket wisata Jawa Timur kepada pasar Malaysia.
Melalui sesi B2B, para anggota ASITA Malang menyoroti ragam pilihan perjalanan mulai dari wisata keluarga, adventure, eco-tourism, hingga paket city tour yang relevan bagi preferensi wisatawan Malaysia. Interaksi langsung dengan buyer juga membuka kesempatan untuk memformulasikan produk wisata baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.
Forum table top B2B Malaysia – Indonesia memberikan ruang bagi ASITA Malang untuk memperkuat hubungan jangka panjang dengan travel agent Malaysia. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi dalam bentuk familiarization trip, penyusunan paket bersama, hingga peluang kerja sama dengan hotel dan destinasi wisata yang menjadi seller dalam acara ini.
Dampak bagi Industri Pariwisata Jawa Timur
Kegiatan Table Top East Java Tourism membawa dampak positif bagi ekosistem pariwisata daerah. Selain memperluas akses pasar, acara ini mendukung peningkatan potensi kunjungan wisatawan Malaysia yang selama ini dikenal sebagai wisatawan dengan tingkat belanja dan lama tinggal yang cukup kompetitif. Format forum tatap muka seperti ini juga membantu pelaku industri Jawa Timur untuk memahami tren, minat, dan kebutuhan pasar Malaysia secara lebih mendalam.
Upaya ASITA Malang memanfaatkan forum table top B2B Malaysia – Indonesia menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing pariwisata regional. Kehadiran mereka memastikan bahwa destinasi di Jawa Timur tetap mendapat eksposur optimal di tengah persaingan ketat antarnegara di sektor pariwisata.
Kolaborasi yang Mendorong Pertumbuhan Wisata Jatim
Melalui rangkaian agenda yang terstruktur dan partisipasi aktif pelaku industri, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat citra Jawa Timur sebagai destinasi yang lengkap dan potensial. Kolaborasi yang terjalin dari forum ini membuka pintu bagi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan, sekaligus mempertegas komitmen ASITA Malang dalam mendukung pertumbuhan pariwisata daerah di pasar internasional.
Untuk mengikuti perkembangan terbaru seputar Kota Malang dan Batu, Anda bisa menjelajahi artikel lainnya yang kami sajikan. Informasi lengkap tentang destinasi, agenda, dan berita terbaru tersedia untuk membantu Anda tetap terhubung dengan perkembangan pariwisata daerah.





