KOTA BATU – Batu Futsal League 2025 resmi ditutup pada Minggu 21 Desember di GOR Gajah Mada, Kota Batu. Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian kompetisi futsal pelajar yang berlangsung selama 12 hari dan melibatkan puluhan tim dari berbagai jenjang, mulai Junior Futsal League (JFL) hingga BFL Divisi Utama.
Acara penutupan dihadiri Wali Kota Batu Nurrochman, pengurus Asosiasi Futsal Kota Batu (AFK Batu), perwakilan sekolah, official tim, serta masyarakat umum. Suasana penutupan berlangsung meriah namun tetap tertib, mencerminkan keberhasilan panitia dalam mengelola turnamen secara profesional dari awal hingga akhir.

Laga Penentuan dan Antusiasme Penonton
GOR Gajah Mada dipadati penonton yang ingin menyaksikan laga-laga penentuan juara. Pertandingan final di setiap divisi berjalan kompetitif dengan intensitas tinggi. Para pemain menunjukkan semangat juang, disiplin, dan sportivitas yang menjadi nilai utama dalam kompetisi ini.
Dukungan penonton mengalir sepanjang pertandingan dan menjadi energi tambahan bagi para atlet. Panitia memastikan seluruh laga berjalan sesuai regulasi dengan pengawasan wasit resmi, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak yang hadir di venue.
Daftar Juara Batu Futsal League 2025

Puncak acara penutupan ditandai dengan pengumuman pemenang dari seluruh divisi yang dipertandingkan. Berdasarkan hasil resmi panitia, berikut daftar juara Batu Futsal League 2025:
- AUDAMS FC dinobatkan sebagai Champions BFL Divisi Utama, setelah tampil konsisten dan solid sejak fase awal hingga pertandingan final.
- SMANTA Women meraih gelar Champions Women BFL, menunjukkan dominasi permainan dan kekompakan tim sepanjang turnamen.
- SMIBA FC keluar sebagai Champions BFL Divisi Satu, menjadi bukti kuatnya regenerasi futsal pelajar di Kota Batu.
Sementara itu, dari kategori Junior Futsal League (JFL), panitia menetapkan:
- ESTIBA Juara sebagai Champions JFL Divisi Utama, berkat permainan disiplin dan efektif di laga penentuan.
- NESABA Women dinobatkan sebagai Champions JFL Women, mencerminkan perkembangan positif futsal putri di level usia dini.
- MASANEBA FC berhasil meraih gelar Champions JFL Divisi Satu, menutup kompetisi dengan performa meyakinkan.
Pengumuman juara disambut tepuk tangan meriah dan menjadi momen apresiasi bagi seluruh tim yang telah berkompetisi selama turnamen berlangsung.
Dampak Ekonomi dan UMKM di Sekitar Venue
Ketua AFK Batu, Fahreza Maulana, menegaskan bahwa BFL 2025 tidak hanya memberikan dampak di sektor olahraga, tetapi juga pada pergerakan ekonomi lokal. Dalam keterangannya yang dikutip dari infokotabatu.com, Fahreza menyampaikan bahwa terdapat 32 UMKM yang berjualan di area pertandingan, tepatnya di depan GOR Gajahmada.
“Setiap UMKM minimal mendapatkan penghasilan sekitar Rp500 ribu per hari. Jika dikalikan dengan 12 hari pertandingan, maka satu UMKM bisa memperoleh hingga Rp6 juta. Artinya, total perputaran ekonomi dari 32 UMKM selama BFL 2025 mencapai sekitar Rp200 juta,” jelasnya.
Selain pelaku UMKM kuliner, sektor lain yang ikut terdampak positif adalah garmen dan penyedia jersey, seiring kebutuhan tim dan suporter selama kompetisi berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa BFL 2025 memiliki efek ganda, tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga penggerak ekonomi komunitas.
Talent Scouting dan Arah Pembinaan Ke Depan
Lebih lanjut, Fahreza Maulana juga mengungkapkan bahwa dari 12 hari pelaksanaan BFL 2025, panitia dan tim teknis telah mengidentifikasi 42 pemain potensial. Para pemain ini akan kembali dipantau melalui proses talent scouting lanjutan.
“Sebanyak 42 pemain nantinya akan kami scouting lagi dan diproyeksikan menjadi bagian dari FC MBATU SAE pada tahun 2026,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa BFL bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan futsal Kota Batu.
Penutupan yang Menjadi Awal Langkah Baru
Penutupan Batu Futsal League 2025 menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara penyelenggara, sekolah, atlet, dan masyarakat. Selain melahirkan juara di tiap divisi, BFL 2025 juga meninggalkan dampak positif berupa peningkatan ekonomi lokal dan terbukanya jalur pembinaan bagi talenta futsal muda.
Dengan antusiasme yang terus tumbuh dan sistem pembinaan yang semakin jelas, BFL diharapkan terus menjadi fondasi kuat bagi perkembangan futsal Kota Batu di masa mendatang.
Sebagai penutup, jangan lewatkan artikel menarik lainnya di website ini yang menyajikan berita terbaru, agenda lokal, serta rekomendasi wisata seru di Kota Batu. Mulai dari event olahraga, kuliner, hingga destinasi liburan favorit, semuanya kami rangkum untuk menemani kamu tetap update dan menemukan sisi terbaik dari Batu.





