Becak Wisata Listrik di Malang: Inovasi Ramah Lingkungan untuk Wisatawan

KOTA MALANG – Kota Malang mendapat perhatian baru setelah hadirnya becak wisata listrik yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo. Program ini berangkat dari kepedulian terhadap pengayuh becak berusia lanjut yang masih bekerja setiap hari dan memerlukan dukungan agar tetap bisa mencari nafkah tanpa beban fisik yang berat. Produksi becak ini dipercayakan kepada PT Eltran, bagian dari LEN Industri, yang merancang unit lebih stabil, senyap, dan nyaman untuk penumpang.

Kehadiran moda ini sekaligus membuka peluang baru bagi transportasi ramah lingkungan di kawasan wisata. Malang sendiri dikenal sebagai kota heritage yang memiliki banyak titik menarik yang lebih nyaman dinikmati dengan kendaraan yang tenang dan tidak menghasilkan emisi.

Becak Wisata Listrik di Malang: Inovasi Ramah Lingkungan untuk Wisatawan
Becak listrik di Jalan Ijen, Malang. Nikmati suasana kolonial di Jalan Ijen dengan transportasi ramah lingkungan. Dua penumpang bisa menikmati perjalanan santai ditemani pengemudi yang siap mengantar. Pengalaman wisata yang nyaman di tengah keindahan kota.

Rute-Wisata yang Diproyeksikan untuk Becak Listrik

Rute yang dinilai paling ideal untuk wisatawan adalah jalur menuju tiga ikon kota: Kampung Heritage Kayu Tangan, Kampung Warna-Warni Jodipan, dan Jalan Ijen. Ketiga lokasi ini selalu masuk daftar kunjungan utama bagi wisatawan yang tertarik sejarah, seni mural, dan suasana kolonial ala Malang tempo dulu.

Kampung Heritage Kayu Tangan

Photo from travel.kompas.com

Area ini menyimpan deretan bangunan kuno dan cerita perkembangan kota sejak masa kolonial. Wisatawan biasanya menghabiskan waktu cukup lama untuk berjalan kaki di kawasan ini, sehingga moda seperti becak wisata listrik membantu menghemat tenaga tanpa mengurangi nuansa historis yang ditawarkan.

Kampung Warna-Warni Jodipan

Photo from www.tripadvisor.co.id

Sebagai destinasi yang populer di media sosial, Jodipan selalu ramai dikunjungi milenial dan keluarga. Keberadaan becak listrik memberi pengalaman yang lebih nyaman untuk berpindah dari titik foto ke area lainnya. Rute ini sekaligus mendukung pelaku UMKM kampung yang mengandalkan kunjungan wisata.

Jalan Ijen

Photo from tugumalang.id

Boulevard bersejarah ini identik dengan pohon trembesi dan rumah-rumah kolonial. Dengan moda seperti becak wisata listrik, wisatawan bisa menikmati suasana tanpa kebisingan. Jalan Ijen juga menjadi ruang publik yang sering digunakan untuk kegiatan budaya, sehingga transportasi yang lebih tenang mendukung keseluruhan pengalaman.

Dampak Sosial Bagi Pengayuh Becak

Salah satu nilai penting dari program ini adalah sisi pemberdayaan. Banyak pengayuh becak berusia lanjut yang selama ini bekerja dengan tenaga fisik cukup berat. Becak listrik membantu mengurangi beban dan risiko kesehatan, sehingga mereka bisa tetap produktif. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok pekerja yang rentan.

Selain itu, potensi pendapatan mereka bisa lebih stabil. Wisatawan cenderung tertarik pada pengalaman unik seperti tur dengan becak modern yang tetap mempertahankan identitas budaya lokal. Jika rute wisata resmi diterapkan, jumlah permintaan layanan akan meningkat dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Kontribusi Terhadap Wisata dan Pariwisata Berkelanjutan

Malang terus membangun citra sebagai kota wisata yang menjaga keseimbangan antara budaya, kenyamanan, dan modernitas. Kehadiran becak wisata listrik menjadi salah satu langkah konkret menuju pariwisata berkelanjutan. Dengan kendaraan bertenaga baterai, kualitas udara lebih terjaga dan lingkungan heritage menjadi lebih nyaman untuk dijelajahi wisatawan.

Dari perspektif pengalaman wisata, moda ini menciptakan cara baru dalam menikmati kota. Wisatawan bisa merasakan perjalanan yang lebih tenang dan aman tanpa meninggalkan sentuhan tradisional yang sudah melekat kuat pada becak sebagai simbol transportasi rakyat.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Beberapa langkah perlu disiapkan agar program ini berjalan optimal, seperti titik pengisian baterai, pelatihan pengemudi, dan pengaturan rute di area sempit. Namun banyak pihak menilai manfaatnya jauh lebih besar daripada tantangannya. Jika dikelola dengan baik, becak wisata listrik berpotensi menjadi ikon wisata Malang yang baru.

Dengan dukungan pemerintah daerah, komunitas lokal, dan pelaku pariwisata, moda ini bisa membuka lembaran baru bagi industri wisata kota. Malang akan memiliki pengalaman tur yang unik, inklusif, dan ramah lingkungan, sekaligus menciptakan ruang ekonomi yang lebih baik bagi para pengayuh becak.

Kalau kamu ingin mengikuti perkembangan terbaru seputar Kota Malang dan Kota Batu, masih banyak artikel lain yang bisa kamu jelajahi. Mulai dari update destinasi baru, agenda wisata, sampai informasi lokal yang lagi ramai dibicarakan, semuanya bisa kamu temukan di halaman kami. Yuk lanjut baca dan temukan inspirasi berikutnya.

Facebook
Pinterest
Twitter
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *